5 Cara Menjalankan Usaha Warung Kopi Tradisional Harus Dicoba

Kelezatan kopi mampu membius siapa saja yang pernah mencobanya untuk mencoba lagi. Itulah mengapa konsumen yang membeli kopi di warung kopi dan cafe tidak pernah menurun jumlahnya. Hal tersebut bisa dijadikan peluang usaha warung kopi tradisional karena usaha ini tidak memerlukan modal besar.

Pengusaha yang ingin menjalankannya harus mengetahui informasi berikut ini:

1. Buatlah Kopi yang Enak

Konsumen akan membeli kopi berdasarkan rasanya. Maka dari itu, penjual yang ingin membuka usaha warung kopi tradisional ini membuat kopi enak. Penjual harus menciptakan rasa yang inovatif agar berbeda dengan kopi lainnya . Jangan sampai konsumen berpikir bisa membuatnya sendiri tanpa harus membelinya karena rasanya standar.

Kopi merupakan komoditas yang menjanjikan untuk bisnis karena mudah untuk memperoleh keuntungan. Namun, penjual bisa saja merugi karena rasa kopi tersebut tidak enak, sehingga banyak pembeli meninggalkannya. Terlebih, penjualnya bersaing dengan kopi dari merk lain pada saat ini banyak bermunculan merk kopi terbaik.

2. Tentukanlah Harga yang Kompetitif

Daya tarik kopi agar banyak orang membelinya dilihat dari rasanya. Namun, tidak kalah pentingnya adalah harganya yang murah. Diantara banyak kopi dengan berbagai merk di pasaran, hanya kopi enak dan harganya murah akan dipilih oleh konsumen. Maka dari itu, kopi dengan harga murah lebih disukai oleh konsumen.

Penjual harus menetapkan harga yang kompetitif. Mengingat, saat ini beragam produk kopi tersedia di pasaran. Penjual kopi tradisional ini tidak akan dapat bersaing bila harga yang ditawarkan lebih mahal padahal ada banyak merk kopi lain yang dianggap lebih berkualitas oleh konsumen.

3. Pilihlah Lokasi Strategis

Penjual harus memilih lokasi strategis bila membuka  usaha warung kopi tradisional karena biasanya konsumen datang untuk bercengkrama. Lokasi strategis lebih mudah dijangkau oleh konsumen. Tidak hanya itu, konsumen baru akan mudah menemukan warung tersebut bila berada di lokasi yang ramai. .

Popular:   Cara Mudah Usaha Minyak Goreng Home Industri Modal Minim ini Harus Dicoba

Konsumen baru tidak harus menjadi pelanggan. Namun, bila hal tersebut terjadi merupakan salah satu keuntungan yang didapatkan. Warung kopi yang berada di tempat strategis mudah untuk dikunjungi banyak orang, bahkan dikunjungi oleh orang yang sedang dalam perjalanan atau hanya sementara tinggal di kawasan tersebut.

4. Perhatikan Jam Buka Warung

Sebagian warung kopi buka nonstop selama 24 jam. Hal tersebut tidak salah. Namun, penjual harus pandai membaca perilaku dan aktivitas konsumen. Warung kopi dapat dibuka 24 jam bila konsumennya sering begadang atau pulang kantor larut, agar konsumen tersebut dapat menghilangkan rasa pahitnya karena lelah bekerja.

Namun, warung kopi sebaiknya tidak dibuka 24 jam bila berada pada lingkungan konsumen dengan waktu yang normal, seperti konsumen berada di rumah sebelum jam 10 malam. Itulah mengapa, penjual harus membaca karakter pembelinya agar warung tersebut bisa menjual kopi dengan efektif.

5. Sediakanlah Makanan Pelengkap Kopi

Pebisnis yang menjalankan usaha warung kopi tradisional, sebaiknya mencari ide untuk menyediakan makanan pelengkap untuk kopi. Makanan tersebut bisa menambah daya tarik agar konsumen mengunjungi warung tersebut. Tidak hanya itu, konsumen terkadang menikmati kopi sambil bercengkrama.

Teman, sahabat, atau keluarga dapat bercengkrama lebih hangat sambil menikmati makanan pelengkap dan kopinya. Penjual sebaiknya mencoba tips ini bila ingin mendapatkan konsumen lebih banyak. Namun, penjual harus bisa menyesuaikan harganya agar seimbang dengan harga kopi tersebut.

Kopi yang enak dan murah akan dicari oleh banyak penikmat kopi. Hal tersebut merupakan cara lain untuk menikmati kopi, sehingga penjual harus menciptakan sebuah konsep warung kopi yang mempertahankan citarasa alami zaman dahulu. Maka dari itu, penjual harus mencoba usaha warung kopi tradisional.

Popular:   5 Resiko Usaha Beras Yang Menyebabkan Kegagalan

News Feed